0
Bedah Buku “8 Etos Keguruan” karya Jansen H. Sinamo
Senin, 23 Januari 2017 | Author: Universitas Esa Unggul |
Bedah Buku “8 Etos Keguruan” karya Jansen H. Sinamo
Jum’at, 13 Agustus 2010
Fakultas Psikologi Universitas Esa Unggul dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, menyelenggarakan Bedah Buku karya Jansen H. Sinamo “8 Etos Keguruan” yang akan dihadiri oleh Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Menengah Atas se-Jabodetabek pada Kamis, 29 Juli 2010 di Kampus Esa Unggul. Seperti judulnya, buku ini secara fokus dan komprehensif membicarakan etos kerja para guru, yakni etos bagi semua orang yang memilih dan menekuni pekerjaan dalam rumpun keguruan. Itu berarti menyangkut pekerjaan dari tak kurang tiga juta orang di negeri ini, yang mencari nafkah sekaligus mengabdikan keahliannya sebagai profesor, dosen, pengajar, pamong belajar, guru, pendidik, pelatih, penatar, penceramah dan predikat lain dalam dunia keguruan.
“Mendidik bukan pertama-tama urusan membuat murid pintar pelajaran matematika atau ekonomi tetapi urusan kesetiaan menemani murid untuk menghasrati api yang luhur dan memperoleh kebiasaan-kebiasaan hidup yang luhur. Kesetiaan mendampingi murid untuk mencapai keluhuran itulah ‘jalan guru.’ Buku ini berkisah tentang ‘jalan guru’ itu.”
Kalimat di atas adalah petikan dari endorsement dosen dan Ketua Program Studi Pasca Sarjana Sekolah Tinggi Filsafat Dryarkara, Dr. B. Herry Priyono untuk buku 8 Etos Keguruan karya Jansen Sinamo. Dan bagi pembaca yang bertanya-tanya dan penasaran ingin mengetahui apa saja isi buku ini, petikan di atas telah dengan tepat menunjukkan kedudukan buku ini dalam dunia keguruan secara khusus dan di dunia pendidikan pada umumnya.
Etos kerja sendiri dirumuskan sebagai semangat, pola pikir dan mentalitas yang mewujud menjadi seperangkat perilaku kerja yang khas dan berkualitas. Dengan demikian etos Keguruan dapat dimaknai sebagai semangat khas yang menjadi vitalitas kerja, kegembiraan hati yang menjadi semangat kerja dan gairah batin yang menjadi stamina kerja seorang guru dalam melaksanakan tugas-tugasnya.
Kalimat di atas adalah petikan dari endorsement dosen dan Ketua Program Studi Pasca Sarjana Sekolah Tinggi Filsafat Dryarkara, Dr. B. Herry Priyono untuk buku 8 Etos Keguruan karya Jansen Sinamo. Dan bagi pembaca yang bertanya-tanya dan penasaran ingin mengetahui apa saja isi buku ini, petikan di atas telah dengan tepat menunjukkan kedudukan buku ini dalam dunia keguruan secara khusus dan di dunia pendidikan pada umumnya.
Etos kerja sendiri dirumuskan sebagai semangat, pola pikir dan mentalitas yang mewujud menjadi seperangkat perilaku kerja yang khas dan berkualitas. Dengan demikian etos Keguruan dapat dimaknai sebagai semangat khas yang menjadi vitalitas kerja, kegembiraan hati yang menjadi semangat kerja dan gairah batin yang menjadi stamina kerja seorang guru dalam melaksanakan tugas-tugasnya.
0
PELUNCURAN BUKU
| Author: Universitas Esa Unggul |
PELUNCURAN BUKU
Selasa, 12 Agustus 2008
berjudul PEREMPUAN KEUMALA, Karya Endang Moerdopo M.Si. (Kajur Public Relations. FIKOM Universitas INDONUSA Esa Unggul)
Rabu, 27 Agustus 2008. Waktu : Pk. 16.00 – 18.00 Wib. di Aula Toko Buku Gramedia Jl. Matraman Raya 46-48 Jakarta
Sambutan : Prof. Dr. Meutia Hatta, Arswendo Atmowiloto. Pembawa Cerita : Fikar W. Eda. Monolog : P.M. Toh
Rsvp : Fitri (021) 536 96545 – 47
Sambutan : Prof. Dr. Meutia Hatta, Arswendo Atmowiloto. Pembawa Cerita : Fikar W. Eda. Monolog : P.M. Toh
Rsvp : Fitri (021) 536 96545 – 47
0
MOU dan Workshop Teknik Penulisan dan Pengeditan Buku LPPM Universitas Esa Unggul dan Penerbit Andi Offset
Kamis, 26 Februari 2015 | Author: Universitas Esa Unggul |
Universitas Esa Unggul bersama Penerbit Andi Offset melakukan penandatangan MOU oleh Direktur Penerbitan Andi OFFSET Bapak Joko Irawan Mumpuni dengan Universitas Esa Unggul yang diwakilkan oleh Warek 1 Bidang Akademik Bapak Ir. Roesfiansjah Rasjidin, MT, Ph.D pada 26 Februari 2015 lalu.
Selain penandatangan MoU, juga mengadakan Workshop Teknik Penulisan dan Pengeditan Buku. Peserta Woskhop Penulisan Buku adalah para Dosen Universitas Esa Unggul yang berjumlah 75 orang. Acara berlangsung dengan sangat baik dan antusias, yang menjadi Moderator adalah Bapak Erwan Baharudin, S.Sos, M.Si, Selaku kepala Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul. Adapun tujuan dari MOU dan Workshop ini adalah untuk mempermudah dosen dalam memberikan pengetahuan dan kiat dalam menulis buku ber ISBN bagi para dosen, khususnya bagi mereka yang berencana memulai menulis buku teks dan buku ajar, merangsang dan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dosen dalam menulis buku ajar serta meningkatkan budaya menulis dalam rangka mendorong publikasi ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bentuk buku yang menjadi sarana belajar mengajar.
LPPM mengikuti Visi dari Universitas yaitu menjadi perguruan tinggi kelas dunia berbasis intelektualitas, kreativitas dan kewirausahaan yang unggul dalam mutu pengelolaan dan hasil kegiatan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tentunya visi tersebut harus didukung oleh peningkatan kualitas SDM terutama Dosen yang aktif dalam kegiatan Akademik.
Kegiatan ini juga harus diikuti oleh peningkatan pulikasi ilmiah salah satunya adalah penerbitan buku. Untuk itulah pada tanggal 26 Februari 2015 Universitas Esa Unggul melalui LPPM dan Lembaga Penerbitan UEU, bekerja sama dengan Penerbit Andi Offset.
0
Universitas Esa Unggul menyelenggarakan Seminar Leadership ” Cara Pemimpin Memandang Sukses dan Gagal ” untuk Program Kelas Paralel pada Sabtu, 22 Maret 2014
Sabtu, 01 Maret 2014 | Author: Universitas Esa Unggul |
Universitas Esa Unggul menyelenggarakan Seminar Leadership ” Cara Pemimpin Memandang Sukses dan Gagal “ untuk Program Kelas Paralel pada Sabtu, 22 Maret 2014, Ruang 811, jam 08.30 – 12.00 WIB.
Pembicara : Bobby Sajutie ( President Director, Author, Motivator )
Pendaftaran :
Mulai tanggal 5 Maret – 21 Maret 2014 pada jam 10.00 – 17.00
Mulai tanggal 5 Maret – 21 Maret 2014 pada jam 10.00 – 17.00
Pendaftaran sudah ditutup tanggal 21 Maret 2014.
Bagi Mahasiswa yang berminat, bisa melakukan pendaftaran pada hari H ( Sabtu, 22 Maret 2014, jam 07.00 WIB)
HTM :
Mahasiswa : Rp 60.000/orang
Umum : Rp 70.000/orang
Mahasiswa : Rp 60.000/orang
Umum : Rp 70.000/orang
Fasilitas :
- Buku Leader’s Comfort Zones (hasil karya: Bobby Sajutie)
- Snack
- Sertifikat
- Buku Leader’s Comfort Zones (hasil karya: Bobby Sajutie)
- Snack
- Sertifikat
Informasi lebih lanjut hubungi : Ulfha 021-5674223 ext 440 / 021-70307731
atau email : ulfhapermata@esaunggul.ac.id.
Sinopsis Buku Leader’s Comfort Zones
Buku ini menguraikan tentang salah satu soft skills yang sungguh beruntung-dapat dikuasai oleh siapa pun, diperlukan di mana pun di dunia, yaitu tentang Kualitas Kepemimpinan.
Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman-pengalaman nyata dari setiap individu yang telah mengalami kesuksesan dibidang mereka. Sebagian besar, jika tidak semua, cerita di dalam buku ini sangat inspiratif dan memotivasi bagi para pembaca yang mempunyai pemikiran bahwa mereka tidak dapat melakukan apa pun.
Hampir seluruh pemimpin di dunia memberikan kita semua dorongan untuk keluar dari zona nyaman, yang berarti kita harus menemukan zona tidak nyaman untuk meraih kesuksesan. Akan tetapi, di sinilah banyak orang merasa takut. Cobalah untuk menaklukkan rasa takut itu dan hadapilah.
0
Bedah Buku “Pengantar Metodologi Penelitian Budaya Rupa”
Selasa, 02 Oktober 2012 | Author: Universitas Esa Unggul |
Fakultas Desain dan Industri Kreatif (FDIK) Universitas Esa Unggul bekerjasama dengan Perpustakaan Universitas Esa Unggul dan Penerbit Erlangga menyelenggarakan acara Bedah Buku Pengantar Metodologi Penelitian Budaya Rupa pada hari Selasa, 02 Oktober 2012, Lantai 8, Ruang 811 yang menghadirkan pembicara :
- Dr. Agus Sachari ( Dosen ITB, Pengarang Buku)
- Teddy MD.s ( FDIK Universitas Esa Unggul)
Buku ini menawarkan sejumlah teori tentang metodologi penelitian yang diadopsi oleh berbagai teori ilmu sosial, budaya, sejarah, manajemen, kritik seni, semiotika dan sejumlah teori lainnya yang selama ini telah dikembangkan oleh para peneliti di bidang desain, arsitektur, kesenirupaan. buku ini bisa menjadi pengantar teori-teori dalam meninjau karya budaya rupa, khususnya desain, senirupa, arsitektur, kriya dan pelbagai fenomena visual lainnya.
Begitu banyak hal menarik dalam dunia budaya rupa untuk diteliti, namun banyak pula orang yang mengalami kesulitan dalam menentukan metodologi yang tepat dalam meneliti objek-objek tersebut.
Selain untuk mendukung penelitian budaya rupa, buku ini dapat juga dipergunakan sebagai rujukan untuk kajian ilmu-ilmu budaya, sejarah kebudayaan, kritik seni, tinjauan desain, studi pembangunan,pendidikan seni, juga komunikasi.
0
Esa Unggul EXPO dan Book Fair 2012
Kamis, 07 Juni 2012 | Author: Universitas Esa Unggul |
Esa Unggul EXPO dan Book Fair 2012
Kamis, 07 Juni 2012
Universitas Esa Unggul menyelenggarakan Acara Esa Unggul EXPO dan Book Fair 2012 yang dimulai pada 31 Mei 2012 sampai dengan 2 Juni 2012 yang berlokasi di Aula Kemala Universitas Esa Unggul dan sekitarnya.
Acara ini terdiri dari workshop dan seminar dengan menghadirkan presenter kondang Choky Sitohang dan Clint Wilfred Tetelepta (Public Speaker) , serta Agus Setyawan seorang penulis buku dan Penemu Baca Kilat
Dalam acara ini, peserta yang terdiri mahasiswa dan civitas akademika Universitas Esa Unggul lainnya kelihatan tidak sabar menanti kehadiran presenter kondang Choky Sitohang yang akan tampil sebagai pembicara dalam Workshop “ Great Speaking Strategy”
Dalam workshop ini, Choky Sitohang yang sering menjadi host di TV nasional ini menjelaskan dalam paparannya tentang kiat-kiat yang harus dipahami dan diketahui oleh seorang presenter atau host suatu acara. Choky Sitohang juga membagi pengalamannya dan memberitahukan kiat-kiatnya untuk menjadi seorang presenter yang top seperti sekarang ini. Seorang presenter harus bersikap profesional, dan mengenali betul audience yang ada dihadapannya. Seorang presenter juga harus bisa mengontrol perasaannya dihadapan orang dan harus terkesan tidak menggurui,” katanya.
Pembicara lainnya yakni Clint Wilfred Tetelepta dalam paparannya menjelaskan strategi – strategi dalam berbicara di depan publik . Salah satu kunci sukses, seorang presenter harus menguasai materi dan berpenampilan semenarik mungkin,” kata Clint Wilfred Tetelepta.
Clint Wilfred Tetelepta juga membagi semua pengalamannya sebagai seorang pengajar dan public speaker yang sedang dijalaninya sampai sekarang ini.
Agus Setyawan dalam Seminar “ Kiat Membaca Satu Halaman per Detik” menerangkan semua kiat dan strategi yang harus diketahui oleh seorang presenter atau seseorang dalam membaca sebuah naskah secara cepat dan jelas.
Acara workshop dan seminar yang cukup meriah ini ditutup dengan pemberian cinderamata dan kenang-kenangan kepada semua pembicara oleh Dr. Rokiah Kusumapradja selaku Warek I Universitas Esa Unggul.
0
Bedah Buku ” Integrated Marketing Communication that SELLS”
Rabu, 25 April 2012 | Author: Universitas Esa Unggul |
Bedah Buku ” Integrated Marketing Communication that SELLS”
Rabu, 25 April 2012
Fakultas Ilmu Komunikasi – Peminatan Periklanan Universitas Esa Unggul bekerja sama dengan Dwi Sapta Integrated Marketing Communication ( Dwi Sapta IMC), menyelenggarakan acara Bedah Buku ” IMC that SELLS ” yang ditulis oleh A. Adji Watono (President Director Dwi Sapta IMC ) pada hari Rabu, 25 April 2012, jam 10.00 – 12.00 WIB di Lantai 2, Ruang 207/208
Acara ini dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Esa Unggul, Dr. Indrawadi Tamin, MSc.
Indrawadi Tamin dalam pembukaan acara bedah buku ini mengatakan bahwa ini adalah bentuk kontribusi yang sangat bagus sekali dari dunia usaha untuk mendukung dunia pendidikan. ” Mahasiswa memerlukan pengetahuan praktis yang memperkuat pemahaman teoritis dan itu bisa diperoleh dari pelaku usahanya langsung,” tandasnya.
Ia juga mengatakan reputasi Dwi Sapta Advertising sebagai agensi komunikasi diharapkan akan semakin memberikan pengetahuan berarti bagi mahasiswa terutama pengalaman dan kebutuhan praktis sehingga punya bekal yang cukup bila lulus dan memasuki dunia kerja.
Pembicara dalam acara ini adalah Tanty Dewi (Account Director Dwi Sapta IMC) dan Djito Kasilo (Strategic Planner Consultant Dwi Sapta IMC).
Kemudian acara dilanjutkan dengan bedah buku ‘Komunikasi Pemasaran Terpadu’ Intergrating Marketing Communication “IMC that SELLS” yang ditulis oleh A. Adji Watono (President Director Dwi Sapta IMC).
Dalam Uraiannya Tanty Dewi, menceritakan bahwa buku ini menggambarkan perusahaan yang dibangun sejak 30 tahun silam yang tadinya hanya berawal dari sebuah studio mini fotografi dan kini berhasil menjadi the best advertising IMC di Indonesia.
Buku ini juga menjelaskan konsep IMC yang dilakukan Dwi Sapta sebagai perusahaan advertising didasari 3P (Philosophy, Principle dan Practice) dengan terus mengedepankan Care, Share end Love kepada setiap kliennya.
Bagi Dwi Sapta Sukses Client atas iklan yang dibuat merupakan keberhasilan mereka bersama. adapun beberapa klien Dwi Sapta yang iklannya sering menghiasi layar kaca dan menjadi market leader diantaranya adalah Sidomuncul, Adem Sari dan Fatigon.
“Tentunya tidak hanya alasan melankolis seperti itu saja penerbitan buku ini akan membuat risalah yang sekaligus menandai transformasi dari sebuah advertising agency menjadi IMC (Integrated Marketing Communication)Company,” demikian seperti yang dikutip dari buku yang berjudul IMC Thats Sell tersebut.
Tanti Dewi selaku Account Director Dwi Sapta menekankan bahwa buku ini berhasil menggambarkan sebuahmarket review yang dilakukan oleh perusahaannya. Dwi Sapta berhasil melihat peluang untuk diciptakan menjadi sebuah kesempatan atas banyaknya uang yang beredar di dunia Broadcasting Advertising.
Menurut survey Nielsen dalam 1 tahun belanja iklan di Televisi mencapai 46 trilyun. Dari data tersebut buku ini menceritakan secara lengkap setiap proses Survey Pasar, Analisa Kebutuhan hingga kondisi merk di pasar sebelum Dwi Sapta melakukan sebuah pembuatan iklan terhadap Clientnya.
Buku IMC that SELLS” menjelaskan bagaimana caranya merubah “zero brand”, merek yang sebelumnya tidak dikenal menjadi “hero brand”, merek yang menjadi market leader di pasarnya. Buku ini juga menjelaskan bahwa mindset dan human capital dari para praktisi IMC adalah kunci sukses yang dapat membuat sebuah merek menjadi market leader. “Care, share, and love” harus selalu dijunjung tinggi oleh semua orang yang menjadi bagian dalam kesuksesan sebuah merek.
Sumber lain : http://www.mediasionline.com/readnews.php?id=3094
Langganan:
Postingan (Atom)